cj.vino akbar from 107.3 Fm E-radio study n fun station

walcome to my blog. to the reader's please menikmati ondition in my blog to your hapyy.

search

Memuat...

12.28.2008

buku panduan belajar microsoft excel dalam komputer

belajar microsoft excel memang tak gampang.....
makanya harus ada semacam buku panduan or apalah yang bisa di buat jalan anda untuk mengetahuinya,....
mungkin serangkain buku panduan ini bisa menuntun anda belajar microsoft excel...
key...
selamat belajar....



DASAR – DASAR BEKERJA DENGAN MICROSOFT EXCEL.

I. MENJALANKAN MICROSOFT EXCEL
Klik Tombol Start. Pilih Program. Klik Microsoft Excel, maka akan muncul Buku Kerja yang masih kosong.
Keterangan :
1. Kolom di Excel dikenali dengan huruf A B C D dan seterusnya kemudian AA AB AC AD dan seterusnya, kemudian BA BB BC BD dan seterusnya hingga IV yang semuanya terdirir dari 256 kolom.
2. Baris di excel dikenali dengan angka 1 2 3 4 dan seterusnya hingga 65536 karena terdiri dari 65536 baris.
3. Pertemuan antara kolom dan baris membentuk kotak yang dinamakan sel yang diikuti kode lokasi sel tersebut berada, misal D9 adalah pertemuan antara kolom D dan baris 9.

II. TOMBOL KEYBOARD YANG DIPERLUKAN UNTUK MEMINDAHKAN POINTER
 Tab untuk memidahkan suatu field ke field berikutnya.
 Shift Tab ( tekan shift dan tab bersamaan ) memindahkan suatu fiel ke field berikutnya.
 Ctrl; ( tekan Ctrl dan ; bersamaan ) untuk memasukan data tanggal sekarang.
 Ctrl: ( tekan Ctrl dan : bersamaan ) untuk mengisi data waktu sekarang.
 Ctrl’ ( tekan Ctrl dan ‘ bersamaan ) untuk mengisi data dengan data yang sama seperti record sebelumnya pada field/kolom yang sama.
 Home untuk memindahkan ke field awal pada record yang sama.
 End untuk memindahkan ke field paling akhir pada record yang sama.
 Anak Panah Atas untuk memindahkan ke record sebelumnya di field yang sama.
 Anak Panah Bawah untuk memindahkan record berikutnya untuk field yang sama.
 Ctrl Home ( tekan Ctrl dan Home bersamaan ) untuk memindahkan ke record pertama pada field pertama.
 Ctrl End ( tekan Ctrl dan End bersamaan ) untuk memindahkan ke record paling akhir di field terakhir.
 PgUp memindahkan satu layar keatas.
 PgDn memindahkan satu layar kebawah.
 Alt PgUp memindahkan satu layar ke kiri.
 Alt Pgdn memindahkan atu layar ke kanan.
 Ctrl PgUp beralih dari satu tab lembar kerja ke lembar kerja berikutnya.
 Ctrl PgDn beralih dari satu tab lembar kerja ke lembar kerja sebelumnya.

III. MENGETIK DATA DI DALAM LEMBAR KERJA
Cara mengetik data dalam lembar kerja:
1. Pindahkan Pointer ( Pointer umunya berbentuk panah kecil ) ke sel dimana kita akan mengetik data, caranya, klik sel dimana kita akan mengetik data, maka akan muncul kursor yaitu garis tegak berbentuk I kelap-kelip tempat munculnya huruf jika kita mengetik tombol-tombol huruf atau angka atau tanda baca di keyboard.
2. Ketikan di sel yang sudah kita klik.
3. Tekan Enter di keyboard.
Misalkan kita mengetik data sebagai berikut :
A B C D E F
1
2 PEGAWAI BARU CEF
3
4 No Nama NIP Tahun Masuk
5 1 M Nastain 01XP1999 1999
6 2 F. Muin 01XP2003 2002
7 3 Sukha B S, ST 01XP2003 2002
8
4 Ani Prahesti 01XP2003 2002
9
10
Secara standar, teks otomatis rapat kiri, sedangkan angka otomatis akan rapat kanan. Apabila keduanya bergabung maka akan dianggap sebagai teks, sehingga otomatis rapat kiri.
Keterangan :
1. Apabila kita akan membatalkan pengetikan, tekan Esc di keyboaard.
2. Apabila terjadi salah pengetikan. Pindahkan pointer di sebelah kanan tulisan yang akan diperbaiki lalu tekan Backspace di keyboard.

IV. MENYALIN DATA
Menyalin data berarti memperbanyak data, caranya:
1. Letakkan pointer pada sel yang datanya akan disalin, klik menu Edit lalu klik Copy ( ).
2. Letakkan pointer pada sel di mana hasil copy akan ditempatkan, klik menu Edit, lalu klik paste ( ).
Misalkan kata CEF pada sel C1 akan kita salin ke F1, caranya :
1. Letakkan pointer ke sel C1, klik menu Edit, lalu klik Copy ( ).
2. Letakkan pointer ke sel F1, klik menu Edit, lalu klik Paste ( ).
C D E F G H
1 CEF CEF
2
3
4
5
6
7


V. MEMINDAHKAN DATA
Memindahkan data berarti data berpindah tempat, caranya :
1. letakkan pointer pada sel yang datanya akan dipindah, klik menu Edit, lalu klik Cut ( ).
2. Letakkan pointer pada sel di mana teks akan dipindahkan, klik menu Edit, lalu klik paste ( ).
Misalkan kata CEF pada sel C1 akan di pindahkan ke E1, caranya:
1. letakkan pointer ke sel C1, klik menu Edit, lalu klik Cut ( ).
A B C D E F
1 CEF
2
2. Letakkan pointer di sel E1, klik menu Edit, lalu klik paste.
A B C D E F
1 CEF
2

VI. MENYALIN DATA DENGAN TEKNIK DRAG DAN DROP, CARANYA :
1. letakkan pointer pada sel yang datanya akan dissalin.
2. Tunjuk border dari sel atau range yang datanya akan disalin.
3. Setelah pointer berubah menjadi panah, tekan mouse jangan dilepas lalu drag ke tempat baru sambil menekan tombol Ctrl di keyboard.
4. Hasilnya lihat pada komputer PC anda.

Memindahkan data dengan teknik Drag dan Drop, caranya :
Untuk memindahkan CEF yang berada di sel C1 ke sel F1, caranya sama seperti menyalin data tetapi tidak sambil menekan tombol Ctrl. Perhatikan bentuk pointer mousenya saat bentuk seperti ini ( ), maka pointer belum dapat memindahkan data akan tetapi jika pointer sudah berubah menjadi seperti ini ( ), maka pointer sudah dapat memindahkan data.

VII. MEMPERBAIKI KESALAHAN PADA PENGETIKAN DATA
Menambah teks, caranya :
Letakkan pointer pada sel yang datanya akan ditambah, klik dua kali ( cepat ) lalu ketik teks yang kurang.

Menghapus data yang salah kemudian mengganti dengan yang benar, caranya :
Letakkan pointer pada sel yang datanya akan dihapus, klik Del di keyboard, lalu ketik teks yang benar.

VIII. MENYOROT RANGE
Menyorot range menggunakan mouse, caranya :
1. Klik posisi awal range misal B3, setelah pointer berbentuk plus berwarna putih, sorot selnya.
2. Tekan tombol mouse jangan lepas, lalu drag sampai sel yang kita inginkan misalnya F10.

Menyorot range menggunakan tombol Shift, caranya :
Klik posisi awal range misalnya B3, tekan tombol Shift bersama dengan menekan anak panah sampai ke sel yang kita inginkan misalnya F10, maka sel yang tersorot akan sama dengan gambar diatas tadi.

Sedangkan untuk menyorot baris, cukup klik nomor baris tersebut, misalnya kita akan menyorot baris nomor 1 sampai dengan nomor 3, caranya :
Drag baris nomor 2 hingga baris nomor 9.
Dengan cara yang sama kita dapat menyorot kolom.


IX. MEMBERI GARIS/BORDER PADA TABEL
Memberi garis/border /bingkai, caranya :
1. Sorot sel /range yang akan diberi bingkai, lalu klik menu Format, Cells.
2. Setelah muncul kotak dialog Format cells, klik tab Border lalu tentukan bingkai sesuai keinginan.

Fungsi-fungsi tombol:
 None menghapus seluruh bingkai.
 Outline memberi bingakai di sekeliling sel atau range yang tersorot.
 Inside memberi garis hrisontal atau vertikal pada perpotongan di dalam range yang tersorot.
 Border membuat garis sesuai dengan bentuk toolbar Border.
 Line Style memilih bentk garis.
 Line Color memberi warna pda garis.
3. Klik OK, hasilnya lihat pada PC anda.



Menghapus garis border, caranya:
1. Sorot range yang salah satunya garis bordernya mau dihapus
2. Klik menu format, Cells
3. Klik tab border yang ingin kita hapus
4. Gambarya terlihat pda PC anda.

X. MENYIMPAN LEMBAR KERJA
Setelah selesai bekerja dengan excel rekam/simpan file pekerjaan tersebut dengan cara sebagai berikut :
1. Klik menu File, Save.
2. Tampil Kotak Dialog Save As,

Pilih tempat menyimpan pada kotak pilihan Save In.
3. Pada File Name ketik nama file yang akan kita simpan lalu klik Save.

XI. MENUTUP FILE EXCEL.
Setelah selesai merekam hasil pekerjaan kita, tutuplah dengan cara :
1. Klik menu File, Close.
2. Apabila kita belum menyimpan maka akan muncul Kotak Dialog yang akan menanyakan file itu ingin disimpan atau tidak. Pilih Yes bila kita ingin menyimpannya setelah itu muncul Kotak Dialog Save As dan lakukan cara menyimpan seperti pada langkah menyimpan file, pilih No bila kita tidak ingin menyimpannya, Cancel untuk membatalkan menutup file.

Keluar dari Program Microsoft Excel.
Caranya adalah sebagai berikut :
1. Klik menu File, Exit

























BAB 2
FASILITAS MICROSOFT EXCEL.

I. MEMBUKA LEMBAR KERJA BARU :
Setelah selesai bekerja dengan sebuah file, kemudian ingin membuka file baru, caranya :
1. Klik menu File, New.
2. Tampil Kotak Dialog New. Pilih Work book. Klik OK.
Catatan :
Dua lagkah di atas bisa diganti dengan klik Tool New pada toolbar Standar di PC anda.

II. FASILITAS AUTO COMPLETE
Fasilitas Autocomplete adalah fasilitas melengkapi karakter secara otomatis contohnya apabila mengetik teks pada WIT, MAC, MOR pda range B2:B4, maka untuk mengisikan WIT pada sel B5 kitas cukup mengetikan W maka secara otomatis Excel akan menambah sendiri ketikan IT. Lihatlah pada monitor PC anda.
Namun apabila mengetik MAC kita harus mengetikan dua karakter awal (MA) karena karakter pertama (M) juga dimiliki MOR. Lihatlah pada PC anda.

III. FASILITAS AUTO FILE.
Fasilitas AutoFill adalah fasilitas mengurutkan aatau mengcopy dengan menggunakan fill handle pada sel yang berurutan.

AutoFill untuk Angka :
1. Ketiklah angka satu pada sel B4 kemudian drag menggunakan fillhandle.
2. Hasilnya seperti telah terlihat pada PC anda.



AutoFill untuk Teks.
Fasilitas untuk teks hanya digunakan untuk mengcopy isi sel pada range yang berurutan. Tapi untuk nama-nama hari dan bulan dalam bahasa Inggris dapat diurutkan secara otomatis dengan fasilitas auto fill karena sudah terdapat pada Costum List.

IV. MENAMBAH COSTUM LIST.
Apabila ingin membuat deretan teks yang secara otomatis berurutan, tambahlah deretan pada costum list, caranya :
1. Klik Tool, Options
2. Tampil kotak dialog Options, pilih Costum Lists

3. Pada deretan Costum List : klik NEWS LIST, ketikkan pada List entries: deretan kata baru misalnya: Senin, Selasa, Rabu, Kamis, jum’at, Sabtu, dan Minggu. Klik Add.
4. Sekarang coba kita ketik Senin, lalu drag fill hadle, maka hasilnya seperti di pada monitor PC anda.

V. MENGUBAH LEBAR KOLOM SESUAI DENGAN DATA
1. letakkan poiter pada sel yang akan disesuaikan dengan lebar kolomnya.
2. Klik menu Format, Column lalu pilih Autofit Selection.
3. Hasilnya lihat pada PC anda.

VI. MENGUBAH LEBAR KOLOM DENGAN MENGGUNAKAN MOUSE
1. Letakkan pointer pada batas kanan huruf kolom yang akan disesuaikan lebarnya dengan teks.
2. Setelah pointer berubah menjadi panah dua arah, drag ke kanan hingga sesuai lebar kolom, hasilnya lihat pada PC anda.

VII. PICK FROM LIST
Pick From List adalah fasilitas untuk mengambil data dari data yang telah ada pada range kolom di atasnya.
1. Ketikkan pada range C2:C6 seperti gambar di bawah ini :
A B C D E
1
2 SD
3 SLTP
4 SMK
5 DIPLOMA
6 SARJANA
7
8
2. Pada sel C7 klik kanan, pilih Pick From List
3. Tampil list yang berisi data kolom yang telah kita ketikkan sebelumnya, klik salah satu.
4. Hasilnya lihat pada PC anda.

VIII. FASILITAS MULTIPLE UNDO
Excel dapat menginat 16 perintah terakhir, maka kita dapat membatalkan atau mengaktifkan kembali perinta yang pernah kita berikan sebanyak 16 kali, caranya :
1. Klik menu Edit, Undo untuk membatalkan perintah.
2. Klik Edit, Redo untuk mengaktifkan kembali printah yang telah dibatalkan oleh Undo.


IX. MEMBUKA LEMBAR KERJA
Lembar kerja yang sudah disimpan dan telah ditutup, dapat dibuka kembali, caranya :
1. Klik menu File, Open
2. Tampil Kotak Dialog Open,

Pilih tempat menyimpan pada Look In
3. Pilih nama file yang akan dibuka, klik Open
4. Hasilnya seperti pada PC anda.

Keterangan :
Membuka file lembar kerja yang sudah diisi dan telah di tutup, dapat dibka kembali dengan cara lain yaitu klik Toolbar Open, lalu ikuti prosedur seperti diatas.





















BAB 3
FORMULA DAN FUNGSI

Mengisi rumus dalam Excel selalu berawal dengan lambang = ( sama dengan ). Mendahulukan suatu rumus memerlukan tanda kurung. Membuat rumus atau formula dalam excel menggunakan acuan sel atau range.

I. Operator matematika dalam excel
• Penambahan +
• Pengurangan –
• Perkalian *
• Pembagian /
• Pangkat ^

Excel memproses oprasi matematika dengan urutan sebagai berikut :
• Pertama : mengerjakan pangkat ^
• Kedua : mengerjakan perkalian
• Ketiga : mengerjakan penambahan + atau pengurangan –

Membuat Rumus sederhana
1. Misalkan kita akan mencari jumlah terjual kali harga komputer dari data seperti berikut ini.
A B C D E F
1
2 DAFTAR PENJUALAN KOMPUTER
3 CV. MOR
4 Jalan Ariodinoto 14 Cirebon
5
6 Merek Jumlah Harga Total
7 MAC 10 2500000
8 MOR 15 2250000


2. Klik sel E7 lalu ketik =, klik sel C7, ketik *, klik D7, lalu tekan Enter
A B C D E F
1
2 DAFTAR PENJUALAN KOMPUTER
3 CV. MOR
4 Jalan Ariodinoto 14 Cirebon
5
6 Merek Jumlah Harga Total
7 MAC 10 2500000 = C7*D7
8 MOR 15 2250000


3. Hasil pada E7 seperti gambar berikut ini :

A B C D E F
1
2 DAFTAR PENJUALAN KOMPUTER
3 CV. MOR
4 Jalan Ariodinoto 14 Cirebon
5
6 Merek Jumlah Harga Total
7 MAC 10 2500000 25000000
8 MOR 15 2250000


4. Untuk mengisi sel berikutnya kita bisa mengcopy dengan cara gunakan fill handle
5. Pada Tag Option Fill pilihlah Fill Without Formatting agar tidak merusak bentuk tabel yang telah kita buat.

Keterangan : Cara menampilkan pemisah ribuan :
1. Sorot yang akan diberi pemisah ribuan
2. Klik kanan, pilih Format Cells
3. Tampil Kotak Dialog Format Cells
4. Klik Tab Number, pilih pada Category: Number, briChecklist ( ) pada Use 1000 Sparator
5. Hasilnya terlihat pada PC yang anda pakai.





















II. FUNGSI STATISTIK
Fungsi statistik yang sering kali dipakai antara lain :
= SUM(Range) : mencari total jumlah
= AVERAGE(Range) : mencari rata-rata
= COUNT(Range) : menghitung jumlah
= MAX(Range) : mencari nilai terbesar
= MIN(Range) : mencari nilai terkecil

a. Menggunakan Fungsi Secara Manual
1. Buatlah tabel Daftar Gaji Karyawan seperti gambar di bawah ini :
A B C D E F G
1
2 DAFTAR GAJI KARYAWAN
3 CEF
4 Jl. Temanggung No.28 Secang Magelang
5
6 Nama Gaji Pokok Uang Makan Bonus Total
7 Asep Nurtanto 500,000 100,000 50,000
8 Siti Masitoh 500,000 100,000 50,000
9 Kamal 300,000 50,000 50,000
10 Irwan M S 250,000 50,000 50,000
11 Haryati 200,000 50,000 50,000
12 Budiarto 200,000 50,000 50,000
13
2. Pada sel F7 dapat diisikan =C7+D7+E7, lalu ekan Enter
3. Atau ketik mengunakan rumus statistik = SUM (C7:E7) seperti gambar berikut ini.
A B C D E F G
1
2 DAFTAR GAJI KARYAWAN
3 CEF
4 Jl. Temanggung No.28 Secang Magelang
5
6 Nama Gaji Pokok Uang Makan Bonus Total
7 Asep Nurtanto 500,000 100,000 50,000 =SUM(C7:E7)
8 Siti Masitoh 500,000 100,000 50,000
9 Kamal 300,000 50,000 50,000
10 Irwan M S 250,000 50,000 50,000
11 Haryati 200,000 50,000 50,000
12 Budiarto 200,000 50,000 50,000
13
4. Hasil yang diperoleh pada sel F7 dari langkah 2 dan langkah 3 adalah sama yaitu penjumlahan dari nilai Gaji Pokok, Uang Makan, dan Bonus. Untu mengisi range F8:F12 gunakan fill handle, maka hasilnya seperti gambar berikut ini.


A B C D E F G
1
2 DAFTAR GAJI KARYAWAN
3 CEF
4 Jl. Temanggung No.28 Secang Magelang
5
6 Nama Gaji Pokok Uang Makan Bonus Total
7 Asep Nurtanto 500,000 100,000 50,000 650,000
8 Siti Masitoh 500,000 100,000 50,000 650,000
9 Kamal 300,000 50,000 50,000 400,000
10 Irwan M S 250,000 50,000 50,000 350,000
11 Haryati 200,000 50,000 50,000 300,000
12 Budiarto 200,000 50,000 50,000 300,000
13

b. Menggunakan Fungsi dan Paste Function
Buatlah tambahan di bawah tabel Daftar Gaji Karyawan seperti gambar berikut ini :
A B C D E F G H
1
2 DAFTAR GAJI KARYAWAN
3 CEF
4 Jalan. Temanggung 31 Secang
5 Nama Gaji Pokok Uang Makan Bonus Total
6 Asep Nurtanto 500,000 100,000 50,000
7 Siti Masitoh 500,000 100,000 50,000
8 Kamal 300,000 50,000 50,000
9 Irwan M S 250,000 50,000 50,000
10 Haryati 200,000 50,000 50,000
11 Budiarto 200,000 50,000 50,000
12
13 Total Gaji Gaji Terkecil
14 Gaji Rata-rata Jumlah Karyawan
15 Gaji Terbesar
16

Untuk mengisi Total Gaji
1. Letakkan pointert di sel C13, klik Tool insert Function fx yang terdapat pada formula bar, maka muncul Kotak Dialog Insert Function. Pada Or Select Category : klik All, pada Select a Function : klik ganda SUM.





III. Fungsi Logika
Menggunakan fungi logika memerlukan ekspresi relasi dan perbandingan logika sebagai berikut :
= sama dengan
< lebih kecil
> lebih besar
<= lebih kecil sama dengan
>= lebih besar sama dengan
<> Tidak sama dengan


1. Fungsi logika IF
Fungsi logika IF adalah salah satu rumus fungsi yang digunakan untuk menampilkan keputusan bersyarat.
A. Jika keputusan eksekusi hanya ada dua benar atau salah :

Format : ** =IF(logical_test;[value_if _true];[value_if_false]) **
Keterangan :
IF : Fungsi logika if
logical_test : Syarat eksekusi / keputusan
[value_if _true] : Keputusan yang diambil jika benar
[value_if_false] : Keputusan yang diambil jika salah
Keputusan yang diambil jika itu merupakan text / alphabet maka ditambahkan tanda petik “lulus“ dan jika keputusan merupakan numeric tidak perlu menggunakan tanda petik (“ “)

Contoh kasus :
Sebuah data nilai mata pelajaran bahasa indonesia. Dimana dikatakan mempunyai kriteria lulus jika siswa tersebut mempunyai nilai diatas 6 dan 6 kebawah kriterianya tidak lulus.
Dalam kasus ini dalam rumus / syntax excel dapat ditulis seperti di bawah ini.
Kriteria / keputusan eksekusi Syarat / kondisi
Lulus Lebih dari 6 ( data > 6 )
Tidak lulus Sama / Kurang dari 6 ( data => 6 )
Maka dalam program excel dapat diketikkan data seperti di bawah ini, sehingga pada sel E6 di tulis rumus =IF(D6>6;”lulus”;”tidak lulus”). Sedangkan untuk sel yang berada di bawahnya rumus tinggal menggandakan rumus yang baru dibuat, tentu saja dengan memperhatikan lokasi sel syarat dan letak keputusan.

Sebelum dimasukan rumus setelah dimasukan rumus
Catatan :
Hati-hati saat memasukan tanda pemisah antara logical test dan keputusan yang diambil.
B. Jika syarat lebih dari 2 dan keputusan juga lebih dari 2
contoh kasus dapat dilihat dari gambar dibawah ini, dimana :
Kriteria / keputusan eksekusi Syarat / kondisi
A Data antara 9 s/d 10, maka syaratnya : data > 8,9
B Data antara 8 s/d 8,9 , maka syaratnya : data > 7,9
C Data antara 7 s/d 7,9 , maka syaratnya : data > 6,9
D Data antara 6 s/d 6,9 , maka syaratnya : data > 5,9
E Jika tidak ada semua
Maka pada program excel pada sel I5 dapat ditulis rumus / syntax sebagai berikut : =IF(H5>8,9;"A";IF(H5>7,9;"B"; IF(H5>6,9;"C";IF(H5>5,9;"D";"E")))).
Pada sel-sel yang berada dibawahnya dapat menggandakan rumus ini.
sebelum
sesudah
C. Penggunaan syarat yang berdasarkan tiap-tiap data dalam sel yang memberikan dua keputusan benar atau salah. Pada type ini ada penambahan fungsi And.
Contoh kasus :
Sebuah sekolah SD yang akan memberikan predikat lulus atau tidak berdasarkan nilai rata-rata tetapi berdasarkan nilai yang diperoleh setiap mata pelajaran. Siswa akan mendapatkan predikat lulus jika setiap mata pelajaran mendapatkan nilai lebih dari 6. lihat gambar, maka pada sel K7 dimasukan rumus:
=IF(AND(D7>6;E7>6;F7>6;G7>6;H7>6;I7>6);"lulus";"tidak lulus")
Pada sel yang berada dibawahnya anda tinggal menggandakan rumus yang berada di sel K7.
sebelum
sesudah

2. Fungsi logika OR dan AND
biasanya kedua fungsi ini digabungkan dengan fungsi logika IF yang diisikan syarat (logical_value). Formula OR adalah =OR(logical1, Logical2,..). pada logical_value, fungsi OR akan bernilai benar (true) jika salah satu logical pada formula OR terpenuhi syaratnya, dan akan bernilai salah (false) jika tidak ada logical yang terpenuhi syaratnya. Formula AND adalah =AND(logical1, Logical2,.....). pada logical_value fungsi AND akan bernilai True atau (benar) jika semua logical pada formula AND terpenuhi syaratnya, dan akan bernilai False (salah), jika logical_value yang tidak terpenuhi syaratnya.
Contoh soal :
Penggunaan AND
Diskon akan diberikan 10% untuk pembelian Excel 2002, dan total harga lebih dari 2,500,000.00

caranya :
1. letakkan pointer disel G5, clik tombol insert function di sel G, yang terdadapat dalam formula bar, maka akan muncul kotak dialog insert function, pilih pada selectr a function : IF. Ketiklah AND(C5=”Excel 2002”,F5>2500000)
maka hasilnya setelah dicopy fill handle seperti gambar berikut ini, toko buku

Mendapat diskon 10% karena 2 syarat telah terpenuhi, syara 1 buku yang dibeli harus excel 2002 dan syarat 2 jumlah total harga harus lebih dari 2500000

Tetapi jika kotak dialog function argument kita isi dengan OR(C5=”excel2002”;F5>2500000) seperti gambar berikut ini :

Maka hasilnya setelah dicopi fill handle seperti gambar berikut ini, toko buku mendapat diskon 10% karena cukup satu syarta saja yang telah terpenuhi, yaitu yang dibeli adalah buku excel 2002. Maka mendapat diskon 10% walaupun total harga kurang dari 2500000, atau total harga lebih dari 2500000 walaupun yang dibeli bukan buku excel 2002 maka mendapat diskon 10%.


3. Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP
Fungsi VLOOKUP untuk membaca tabel pembanding yang kita susun secara vertikal yaitu kolom.
Fungsi HLOOKUP untuk membaca tabel pembanding yang kita susun secara horisontal yaitu baris.

Misalnya kita mempunyai daftar penjualan buku komputer seperti gambar dibawah ini yang akan diisi sesuai dengna tabel pembanding disampingnya :

Untuk mengisi judul buku , caranya :
1. Klik sel D8 sebagai sel yang akan diisi, kemudian click tombol tool insert function, akan muncul kotak dialog insert function. Pada select category : click all, pada select a function : click Vlookup

Muncul kotak dialog vlookup:
2. Isilah look up value dengan C8 karena sebagi sel kode buku yang mengkaitkan tabel daftar penjulan buku komputer dengan tabel pembanding.
3. Isilah tabel array dengan menyorot tabel pembanding dengan H10:J14, lalu tekan F4 pada keyboard sehingga hasilnya $ H$10:$J$14.
4. Isi Col_index_num dengan , karena judul buku berada pada kolom ke 2 dari range yang kita sorot tadi di Table _Array.

5. Isilah range lookup dengan false karena data pembanding pada table harga buku disalin tidak berurutan ke tabel daftar penjulan buku PT 21_corp.
6. Clik OK, hasilnya:
7. Copylah hasilnya dengan menggunakan fill handle

Untuk mengisi harga per unit, caranya :
1. Caranya sama hanya saja pada Col_index_num 2 di ganti dengan 3,
2. Click OK mak hasilnya seperti dibawah ini :

4. Fungsi String
Fungsi string menangani data berjenis karakter atau teks, beberapa fungsi string yang sering digunakan :
Left(teks;jumlah karakter) untuk mengambil karakter pada label dari kiri sebanyak N.
Contoh : Pada Sel B4 kita ketik 21_CORP
Pada sel D4 ketikkan fungsi =Left(B4;5), maka pada sel D4 akan akan ada tulisan 21_CO yang merupakan 5 karakter dari sebelah kiri data sel B4.
Right(teks, jumlah karakter) untuk mengmbil karakter pada label dari kanan sebanyak N
Contoh : Pada sel B6 kita Ketikkan Fatkhul
Pada sel D6 ketikkan fungsi =Right(B6;4), maka pada sel B6 akan akan ada tulisan khul yang merupakan 4 karakter dari sebelah kanan data sel B6.
Mid(teks;mulai diambil pada posisi yang disebutkan;jumlah karakter)
Untuk mengambil karakter pada label dimulai dari posisi yang diseutkan terhitung dari kiri, sebanyak N.
Contoh : Pada sel B8 kita Ketikkan Rajawali
Pada sel D8 ketikkan fungsi=MID(B8;3;4) maka pada sel D8 akan ada tulisan JAWA yang merupakan posisi karakter ketiga dari sebelah kiri dara teks sel B8 yang diambil sebanyakk 4 karakter.

Contoh pengetikan fungsi string:

Hasil

Fungsi logika ataupun fungsi vlooukup/hlookup dapat digabungkan dengan fungsi string. Sehingga menghasilkan soal dengan sebuah kode yang mencakup beberapa tabel pembanding.
Sebagai contoh ketiklah tabel berikut ini :

Tabel diatas mempunyai tabel pembanding :

Catatan:
Pengetikan kode pada tabel 2 harus diawali dengan tanda petik tunggal, seperti untuk 1ketikkan ‘1, dan untuk 2 ketikkan ‘2. fungsi dari tanda petik tunggal ini adalah mengubah data berjenis angka menjadi data berjenis karakter atau teks karena nanti kode pada tabel 2 akan dikaitkan dengan tabel daftar nilai ujian melalui fungsi string yang hanya menangani data berjenis label.
Nilai Rata-rata diisi dengan cara:
1. Letakkan pointer di sel G7 karena sebagai sel yang akan diisi.
2. ketik =E7*$E$6+F7*$F$6, lalu tekan Enter, hasilnya:

Catatan : yang terisi hanya sel G7 nilai rata-rata, sel berikutnya diisi dengan cara mengcopy atau menggunakan fillhandle.
Keterangan diisi dengan syarat, untuk rata-rata diatas 70 lulu, selain itu gagal.
1. Letakkan pointer di sel H7 karena sebagai sel yang akan diisi, kemudian click Tool Insert function yang terdapat pada formula ba, maka muncul Kotak Dialog Insert Function. Pada Or Select a Category: click Al, pada Select a Function: click ganda IF

muncul Kotak Dialog Function Arguments IF
2. Isilah Logical_test dengan G7>70 karena diterangkan bahwa syarat lulus adalah bernilai rata-rata 70 keatas.
3. Isilah Value_if_true dengan Lulus karena yang bernilai 70 keatas dinyatakan lulus.

4. Isilah Value_if_false dengan Gagal karena syaratnya salah yaitu bernilai dibawah 70 dinyatakan tidak lulus.
5. Click OK, kemudian copy hasil di sel H7 pada sel berikutnya maka hasilnya seperti gambar berikut ini:


Jurusan diisi sesuai dengan Table 1, caranya:
1. Click sel 17 karena sebagai sel yang akan diisi, kemudian click tool insert function, muncul kotak dialog insert function. Pada Or select a category: click All, pada select a function: click ganda Hlookup

Muncul kotak dialog fiunction arguments HLOOKUP
2. Isilah lookup calue dengan LEFT(D7;2) karena sebagai sel kode mahasiswa yang mengkaitkan tabel SMK ISLAM SECANG dengan tabel1 , dan membaca 2 huruf dari kiri data kode mahasiswa yaitu MI.

3. Isilah table array dengan menyorot table1 dengan range O3:Q4 karena jurusan yang akan disalin berada diantara sel O3 sampai dengan Q4, lalu tekan tombol F4 pada keybord sehingga hasilnya $O$3:$Q$4
4. Isilah row index num dengan 2 jurusan karena jurusan berada pada baris ke 2 di table1 dari range yang kita sorot tadi di table array.
5. Isilah range lookup dengan false karena data pembanding pda tabel 1 disalin tidak berurutan ke table SMK ISLAM SECANG.

6. Clik OK, copilah hasilnya dengan menggunakan fill handle:

Jenis kelamin diisi sesuai dengan tabel2, caranya :
1. Click sel Sel J7 karena sebagai sel yang akan diisi, kemudian click tombol tool insert function, muncul kotak dialog insert function, pada or select a category: click vlookup.

Muncul kotak dialog VLookup
2. Isilah lookup value dengan MID(D7;4;1) karena sebagai sel kode mahasiswa yang mengaitkan tabel SMK ISLAM SECANG dengan table2, dan membaca dara kode mahasiswa terhitung dari kiri mulai karakter ke 4 pada MI-1-1999 dibaca dan diambil satu karakter yaitu 1 dari table SMK ISLAM SECANG.
3. Isilah table array dengan menyorot table 2 dengan Range N8:O9 karena jenis kelamin yang akan disalin berada pada sel N8 sampai O9, lalu tekan tombol F4 pada keyboard sehingga hasilnya $N$8:$0$9.
4. Isilah col_index_num dengan 2 karena jenis kelamin berada pada kolom ke 2 ditabel , dari range yang kita sorot tadi di Table_array

5. Isilah range lookup dengan false karena data pembanding pada table 2 disalin tidak berurutan ke table SMK ISLAM SECANG
6. Clik OK, copylah hasilnya dengan menggunakan fill handle.


Catatan diisi dengan ketentuan mencari nilai rata-rata tertinggi dan terendah, caranya:
1. Letakkan Pointer di sel K7 karena sebagai sel yan akan diisi, kemudian click tombol insert function yang terdapat pada formula bar, maka muncul kotak dialog insert function, pada select or category: click All, pada select a function : click ganda IF.

2. tampil kotak dialog function arguments
3. syarat logika pada logical test yaitu jika rata-rata yang terbesar berada pada sel G7, maka diisi G7=MAX($G$7:$G$16)

4. jika ekspresi logika benar maka vlue if true diisi “ tertinggi”


5. jika ekspresi logika salah maka value_if_false masih memiliki dua kemungkinan lagi yaitu terendah atau tidak tertinggi dan tidak terendah. Maka IF pada formula bar, kemudian isi logical_test_ dengan syarat jika G7 merupakan nilai terendah yaitu G7=MIN($G$7:$G$16)
6. isikan value_if_false apabila logica test yang kedua ini dipenuhi yaitu “erendah”
7. isikan value_if_false dengan tanda “” sebagai ekspresi apabila logical test pertama maupun logical test kedua tidak dipenuhi isikan sel dengan kosong.
8. click OK.




BAB
MEMBUAT DAN MENGOLAH GRAFIK


Grafik dapat mempresentasikan perubahan data secara lebih efektif dan efisien. Dengan presentasi ini kita dapat menggambarkan laporan, kesimpulan, gagasan dan presepsi kita kepada orang lain secara lebih jelas.

I. Membuat dan menempatkan grafik
Kita dapat membuat gradik dengan dua cara penempatan, cara pertama yaitu dengan menempatkan grafik pada lembar kerja bersamaan dengan datanya, dengan cara ini anda dapat menampilkan data dan grafik sekaligus pada saat yang sama, sedangkan cara yang kedua yaitu dengan menempatkan grafik pada lembar grafik yang terpisah dari lembar kerja data, namun dalam buku kerja yang sama.

II. Membuat grafik dengan menggunakan chart wizard
Excel menyediakan tombol toolbar chart wizard yang akan memandu anda dalam membuat grafik.

sebagai contoh buatlah daftar penjualan dari PT. Sky Net untuk seluruh cabang perusahaan. Lihat gambar dibawah ini

Untuk membuat dan menempatkan grafik pada lembar kerja excel dengan menggunakan tombol toolbar chart wizard. Ikuti langkah berikut ini.
1. Sorotlah range data yang akan dibuat. Sebagai contoh anda sorot range B7:G11.
Catatan : Range data yang akan disorot bisa mencakup datanya saja atau bisa pula dengan mengikutsertakan judul baris dan kolomnya.
2. Pilih dan click menu insert, chart atau klik tombol toolbar chart wizard. Kotak dialog chart wizard step 1 of 4 – chart type akan ditampilkan. Lihat gambar dibawah ini.

3. Pada kotak dialog tersebut klik tab standard types, kemudian lakukan pemilihan berikut ini:
• Pada kotak dialog pilihan chart type, pilih dan klik jenis tampilan grafik yang anda inginkan
• Pada kotak dialog chart sub type, pilih dan klik format tampilan grafik yang anda inginkan.
• Untuk melihat contoh tampilan grafik, click dan tahan tombol mouse pada tombol perintah press and hold to view sample.
Apabila anda merasa kurang puas dengan jenis tampilan grafik standar, anda dapat memilih jenis tampilan grafik lain, dengan cara mengclik tab sustom ypes. Lihat gambar dibawah ini. Anda dapat memilih jenis tampilan grafik lain yang sudah jadi sesuai dengan keinginan anda.

Setelah anda melakukan pemilihan, klik tombol perintah next. Kotak dialog chart wizard – step 2 of 4 – chart source data akan ditampilkan. Lihat gambar dibawah ini.


4. Pada kotak dialog tersebut klik tab data range, kemudian lakukan pemilihan berikut ini:
• Pada kotak isian data range, tentukan range data yang anda inginkan, dengan cara mengklik tombol pemilihan range(tombol collaps dialog). Akan tetapi, karena anda sudah menyoot range data tersebut sebelumnya, mka secara otomatis kotak isian tersebut akan terisi.
• Pada series in, beri tanda atau klik salah satu tombol pilihan untuk pengambilan data series yang akan anda gunakan, anda bisa memilih berdasarkan kolom atau baris.
Apabila dibutuhkan anda dapat menentukan dan mengatur lebih lanjut pengambilan data series, dengan cara mengklik tab series.
Setelah anda melakukan pemilihan, click tombol perintah next. Kotak dialog chart wizard – step 4 of 4 – chart options akan ditampilkan. Lihat gambar dibawah ini.


5. pada kotak dialog tersebut, lakukan pemilihan dan pengisian berikut ini:
• Tab titles, digunakan untuk membuat judul grafik, lihat gambar dibawah ini
 Chart title, diisi dengan judul grafik yang anda inginkan
 Category (x) axis, di isi dengan judul untuk sumbu [X]
 Series (y) axis, di isi dengan judul untuk sumbu [Y]
 Value (z) axis, di isi dengan judul untuk sumbu [Z]
• Tab axis, digunakan untuk mengatur judul sumbu (axis). Lihat gambar dibawah ini. Anda dapat mengatur apakah judul sumbu category (x) axis, series (y) axis dan value (z) axis akan ditampilkan atau tidak.

• Tab gridlines, digunakan untuk mengatur tampilan garis skala pembantu (grid). Lihat gambar dibawah ini. Anda dapat mengatur tampilan garis skala pembantu (grid) pada sumbu category (x) axis, series (y) axis dan value (z) axis.

• Tab legend, digunakan untuk mengatur tampilan legend grafik. Lihat gambar dibawah ini.
 Kotak cek show legend, digunakan untuk menampilkan atau menghilangkan tampilan legend grafik.
 Tombol pilihan yang ada pada kotak placement, digunakan untuk mengatur letak penempatan legend grafik.

• Tab data labels, digunakan untuk menempatkan label data pada grafik. Label data yang akan anda tempatkan bisa berupa teks atau berupa nilai data itu sendiri. Liht gambar dibawah ini.

• Tab data tabel, digunakan untuk menempatkan tabel data pada bagian bawah grafik. Lihat gambar dibawah ini.

• Setelah anda melakukan pemilihan, klik tombol perintah next >. Kotak dialog chart wizard – step 4 of 4 – chart location akan ditampilkan. Lihat gambar dibawah ini.

6. Pada kotak dialog tersebut, beri tanda atau klik salah satu tombol pilihan berikut ini:
• As new sheet, bila anda ingin menempatkan grafik pada lembar grafik yang terpisah dari lembar kerja data, namun masih dalam buku kerja yang sama. Tab lembar grafik tersebut defaultnya diberi nama chart1, tetapi bila diperlukan anda dapat mengganti nama tab lembar grafik tersebut dengan nama lain.
• As object in, bila anda ingin menempatkan grafik pada lembar kerja data secara bersamaan atau berdampingan.
7. klik tombol perintah finish

Catatan :
• pada saat menggunakan chart wizard apabila anda perlu kembali ke langkah sebelumnya karena ada perubahan pemilihan, cukup ckilk tombol perintah < back.
• Setelah grafik ditempatkan, apabila anda perlu kembali ke fasilitas chart wizard, cukup dilakukan dengan cara memilih kembali grafik yang anda inginkan, kemudian klik tombol toolbar Chart Wizard.


III. Mengubah posisi dan ukuran grafik
Grafik yang sudah anda tempatkan pada lembar kerja daat anda ubah posisinya dengan menggunakan langkah berikut:
1. Arahkan penunjuk mouse pada posisi chart area dari grafik
2. Sambil tetap menekan tombol mouse ( penunjuk mouse berubah menjadi simbol panah empat arah), geser (drag) mouse tersebut ke posisi yang baru yang anda inginkan.
3. Setelah berada pada posisi baru, lepas tombol mouse tersebut
Catatan :
Untuk mengubah ukuran grafik yang sudah anda tempatkan, cukup dilakukan dengan cara menggeser (drag) titik pegangannya.

IV. Menghapus grafik yang sudah ditempatkan
Untuk menghapus grafik yang sudah anda tempatkan pada lembar kerja, ikuti langkah berikut ini:
1. Pilih grafik yang akan anda hapus, dengan cara mengklik chart area dari grafik.
2. pilih dan klik menu edit, clear, all atau menekan tombol delete.

V. Menempatkan grafik pada lembar grafik yang terpisah
Untuk menempatkan grafik pada lemba grafik yang terpisah dari lemba kerja data, selain dengan menggunakan chart wizard dapat juga menggunakan cara lain berikut ini:
1. Sorotlah range data yang akan anda buat grafiknay, sebagi contoh anda sorot range C6:G11
2. Tekan tombol F11. lembar grafik baru akan otomatis terbentuk dan tampilan grafik dalam bentuk standar (default formatting) akan ditampilkan. Lihat gambar dibawah ini.
Catatan :
Untuk berpindah dari lembar grafik ke lembar kerja data atau sebaliknya, dapat dilakukan dengan cara mengklik nama tab lembar kerja data atau lembar grafik tersebut.

VI. Mengolah grafik yang sudah ditempatkan
Anda dapat mengatur dan menata grafik yang sudah ditempatkan dengan menggunakan chart atau dengan memanfaatkan baris toolbars chart. Untuk menampilkan baris toolbar cahart dapat dilakukan dengan cara memilih mengarahkan penunjuk mouse pada baris toolbar yang anda diatas, kemudian klik tombol mouse sebelah kanan hingga shortcut menu pemilihan baris toolbar ditampilkan, lalu pilih dan click chart.

menggunakan baris toolbar charts:
Toolbar Perintah Keterangan
Chart objects Digunakan untuk memilih objek grafik yang akan disunting (diedit)

Toolbar Perintah Keterangan
Format Digunakan untuk mengatur format tampilan objek grafik yang telah dipilih
Chart Type Digunakan untuk mengubah dan memilih jenis tampilan grafik
Legend Digunakan untuk menampilkan atau menghilangkan legend grafik
Data Table Digunakan untuk menampilkan atau menghilangkan tabel data pada grafik
By Row Digunakan untuk mengambil data series dengan berdasarkan baris
By Column Digunakan untuk mengambil data series dengan berdasarkan kolom
Angle Clockwise Digunakan untuk merotasi objek berupa teks searah jarum jam
Angle counter clock wise Digunakan untuk merotasi objek berupa teks ke arah berlawanan jarum jam
Untuk mengatur dan menata grafik yag sudah ditempatkan dengan menggunakan baris toolbar chart, ikuti langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik grafik yang akan anda atur atau tata grafiknya. Apabila grafik tersimpan pada lembar grafik yang terpisah cukup anda klik tab lembar grafiknya.
Catatan:
Setelah grafik tersebut anda pilih, secara otomatis baris toolbar chart akan ditampilkan.
2. Pada baris toolbar chart, pilih dan clik tombol toolbar chart yang anda inginkan

VII. Mengubah jenis tampilan grafik
Untuk mengubah dan memilih jenis tampilan grafik selain dengan menggunakan baris toolbar chart, anda juga dapat menggunakan cara lain berikut ini:
1. Pilih dan klik grafik yang akan anda ubah jenis tampilannya. Apabila grafik tersimpan pada lembar grafik yang terpisah cukup anda click tab lembar grafiknya.
2. Pilih dan click menu chart, chart type, kotak dialog chart type akan ditampilkan. Lihat gambar dibawah ini.
3. pada kotak dialog tersebut click tab standar types, kemudian lakukan pemilihan berikut ini:
• Pada kotak daftar pilihat chart type, pilih dan klik jenis tampilan grafik yang anda inginkan.
• Pada kota pilihan chart sub type, pilih dan klik format tampilan grafik yang anda inginkan.
• Untuk melihat contoh tampilan grafik, clikc dan tahan tombol mouse pada tombol perintah press and hold to view sample.
• Untuk memilih jenis tampilan grafik standar (default formatting), beri tanda atau klik kotak cek Default formatting.
Apabila anda merasa kurang puas dengan jenis tampilan grafik standar, anda dapat memilih jenis tampilan grafik lain. Dengan cara mengklik tab sustom types. Pada tab ini anda dapat memilih jenis tampilan grafik lain yang sudah jadi sesuai dengan keinginan anda.
4. Clik OK. Dengan langkah ini jenis tampilan grafik baru akan ditampilkan. Lihat gambar.

VIII. Menampilkan dan mengatur legend grafik
Untuk memudahkan pembacaan grafik, anda dapat melengkapi grafik tersebut dengan legend. Untuk mengatur tampilan legend, ikuti langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik grafik yang akan anda atur tampilan legendnya. Apabila grafik tersimpan pada lembar grafik yang terpisah cukup anda clik tab lembar grafiknya.
2. Pilih dan click menu chart, charts options. Kotak dialog chart options akan ditampilkan.
3. Pada kotak dialog tersebut, klik tab legend.
4. Untuk menampilkan legend grafik, beri tanda atau klik kotak cek show legend.
5. Untuk mengatur letak penempatan legend grafik, pada bagian placement beri tanda atau klik salah satu tombol pemilihan letak penempatan yang anda inginkan.
6. Clik OK
Apabila diperlukan anda dapat mengatur jenis dan gata tampilan teks legend, penempatan legend, garis bingkai legend, motif latar belakang legend, warna dan lain-lainnya, dengan menggunakan langkah berikut ini:
1. pilih dan klik kotak legend tersebu.
2. pilih dan klik menu format, selected legend. Kotak dialog format legend akan ditampilkan. Lihat gambar dibawah ini.
Catatan:
Selain dengan cara diatas, kotak dialo format legend dapat juga ditampilkan dengan berbagai cara berikut ini:
• Tekan tombol Ctrl+1
• Klik dua kali kotak legend tersebut.
• Klik tombol toolbar format legend yang ada pada baris toolbar chart.
3. pada kotak dilaog tersebut, lakukan pemilihan jenis dan gaya tampilan teks legend, penempatan legend, garis bingkai legend, motif latar belakang legend, warna dan lain-lain sesuai dengan keinginan anda.
4. Clik OK.

IX. Mengubah data series
Untuk memudahkan pembacaan grafik, anda dapat mengubah pengambilan data series yang akan digunakan. Anda bisa memilih berdasarkan kolom atau baris. Untuk itu ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik grafik yang akan anda atur datanya. Apabila grafik tersimpan pada lembar grafik yang terpisah cukup anda klik tab lembar grafiknya.
2. Pilih dan clik menu chart, source data. Kotak dialog source data akan ditampilkan.
3. Pada kotak dialog tersebut, klik tab data range.
4. Pada series in, beri tanda atau klik salah satu tombol pilihan untuk pengampilan data series yang akan anda gunakan. Anda bisa memilih berdasarkan baris (row) atau kolom (columns).
Catatan:
Apabila dibutuhkan anda dapat menentukan dan mengatur lebih lanjut pengambilan data series, dengan cara mengklik tab series.
5. Klik OK.

X. Menampilkan tabel data
Untuk memudahkan analisis, grafik yang sudah anda tempatkan dapat dilengkapi dengan tabel datanya. Untuk menempatkan tabel data pada grafik, ikuti langkah berikut ini:
1. pilih dan klik grafik yang akan anda beri label data. Apabila grafik tersimpan pada lembar grafik yang terpisah cukup anda klik tab lembar grafiknya.
2. pilih dan klik menu chart, chart options. Kotak dialog chart options akan ditampilkan.
3. pada kotak dialog tersebut, klik tab data table.
4. untuk menampilkan tabel data pada grafik, beri tanda atau klik kotak cek show data table.
5. untuk menampilkan kunci legend pada table data, beri tanda atau klik kotak cek Show legends keys.
6. Klik OK
Apabila diperlukan anda dapat mengatur jenis dan gaya tampilan teks tabel data. Garis bingkai label data dan lain-lain. Dengan menggunakan langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik kotak data tabele tersebut.
2. pilih dan klik mneu format, selected data table. Kotak dialog format data table akan ditampilkan. Lihat gambar berikut ini.
Catatan :
Selain dengan cara diatas, kotak dialog format data table dapat juga ditampilkan dengan berbagai cara berikut ini:
• Tekan tombol Ctrl+1
• Klik dua kali pada kotak data table tersebutklik tombol toolbar format data table yang ada pada baris toolbar chart.
3. pada kotak dialog tersebut, lakukan pemilihan jenis dan gaya tampilan teks tabel data. Garis bingkai tabel data dan lain-lain sesuai dengan keinginan anda.
4. Klik OK.

XI. Menempatkan judul dan susunan grafik
Grafik yang anda buat akan mudah dibaca dan dianalisis apabila dilengkapi dengan judul grafik dan judul sumbu grafik. Untuk itu ikuti langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik grafik yang akan anda lengkapi dengan judul. Apabila grafik tersimpan pada lembar grafik yang terpisah cukup anda tab lembar grafiknya.
2. Pilih dan clik menu chart, chart options. Kotak dialog chart options akan ditampilkan.
3. Pada kotak dialog tersebut. Klik tab titles
4. Pada kotak dialog tersebut, lakukan pengisian pada kotak isisan berikut ini:
• Chart titles, diisi dengan judul grafik
• Category (X) axis, diisi dengan judul untuk sumbu [X]
• Series(Y) axis, diisi dengan judul untuk sumbu [Y]
• Value (Z) axis, diisi dengan judul untuk sumbu [Z]
5. Clik OK

Apabila diperlukan anda dapat mengatur jenis dan gaya tampilan teks judul, penempatan judul, garis bingkai judul, motif latar belakang judul, warna dan lain-lain, dengan menggunakan langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik kotak judul grafik atau judul sumbu grafik tersebut.
2. Pilih dan klik menu format, selected chart title. Kotak dialog format chart title. Kotak dialog format chart titles akan ditampilkan. Lihat gambar dibawah ini.
Catatan:
Selain dengan cara diatas, kotak dialog format chart title dapat juga ditampilkan dengan berbagai cara berikut ini:
• Tekan tombol Ctrl+1
• Klik dua kali chart title tersebut.
• KLIK tombol toolbar format chart title yanga ada pada baris toolbar chart
3. Pada kotak dialog tersebut, lakukan pemilihan jenis dan gaya tampilan teks judul, penempatan judul, garis bingkai judul motif latar belakang judul warna dan lain-lain. Sesuai dengan keinginan anda.
4. Klik OK
Catatan :
• Anda dapat juga mengatur letak penempatan judul grafik atau judul sumbu grafik dengan cara memilih dan mengklik judul grafik atau judul sumbu grafik tersebut, kemudian arahkan penunjuk mouse pada bingkai judul dan geser (drag) mouse ke posisi baru yang anda inginkan.
• Untuk menghapus judul grafik atau judul sumbu grafik yang sudah anda tempatkan, pilih judul grafik atau judul sumbu grafik tersebut, kemudian tekan tombol delete.

XII. Menampilkan dan memilih garis skala pembantu (grid)
Untuk memperjelas dan mempermudah analisis grafik, anda dapat melengkapi grafik tersebut dengan tampilan garis skala pembantu (grid). Untuk menampilkan garis skala pembantu (grid) tersebut ikuti langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik grafik yang akan anda lengkapi dengan garis skala pembantu (grid). Apabila grafik tersimpan pada lembar grafik yang terpisah cukup anda klik tab lembar grafiknya.
2. Pilih dan klik menu chart, chart options, kotak dialog chart options akan ditampilkan
3. Pada kotak dialog tersebut, klik tab gridlines.
4. Pada kotak dialog tersebut, lakukan pemilihan tampilan garis skala pembantu (grid) pada sumbu category (x) axis, series (y) axis), Value (z) axis.
5. Klik OK.

XIII. Menempatkan label data
Apabila diperlukan anda dapat menempatkan label data ada grafik, label data yang akan anda tempatkan bisa berupa teks atau berupa nilai data itu sendiri. Dengan menempatkan label data, informasi yang diberikan oleh grafik menjadi lebih rinci. Untuk menempatkan label data, ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik grafik yang akan anda lengkapi dengan label data. Apabila grafik tersimpan pada lembar grafik yang terpisah cukup anda klik tab lembar grafiknya.
2. Pilih dan klik menu chart, chart options. Kotak dialog chart options akan ditampilkan.
3. Pada kotak dialog tersebut, klik tab data labels.
4. Pada kotak dialog tersebut, beri tanda atau klik tombol pilihan berikut ini:
• None, bila anda ingin menghilangkan tampilan label data pada grafik
• Show value, bila anda ingin menempatkan label data yang berupa nilai data itu sendiri
• Show label, bila anda ingin menempatkan label data yang berupa teks atau keterangan.
5. OK

Apabila diperlukan anda dapat mengatur jenis dan gaya tampilan teks label data, penempatan ael data, garis bingkai label data, format tampilan angka label data, warna dan lain-lain, dengan menggunakan langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik label data yang anda inginkan
2. Pilih dan klik menu format, selected data labels. Kotak dialog format data labels akan ditampilkan, lihat pada gambar dibawah ini.
Catatan :
Selain dengan cara diatas, kotak dialog format data labels dapat juga ditampilkan dengan berbagai cara berikut ini :
• Tekan tombol Ctrl+1
• Klik dua klai pada label data tersebut
• Klik tombol toolbar format data labels yang ada pada baris toolbar chart.
3. Pada kotak dialog tersebut, lakukan pemilihan jenis dan gaya tampilan teks label data, penempatan label data, garis bingkai label data, format tampilan angka label data, warna dan lain-lain sesuai dengan keinginan anda.
4. OK.

XIV. Mengubah sudut pandang grafik 3-D
Untuk mempermudah analisis grafik, anda dapat mengubah sudut pandang grafik 3D yang anda buat dengan menggunakan langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik grafik yang akan anda ubah sudut pandangnya. Apabila grafik tersimpan pada lembar grafik yang terpisahcukup anda klik tab lembar grafiknya.
2. Pilih dan klik menu chart, 3D view. Kotak dialog 3D view akan ditampilkan.
3. Pada kotak dialog 3d view tersebut. Ubahlah posisi sudut pandanya sesuai dengan keinginan anda.
Catatan :
Untuk mengembalikan posisi sudut pandang grafik 3D kembali kebentuk semula (defaultnya) klik tombol perintah default.
4. Klik ok

XV. Menempatkan objek berbentuk gambar pada grafik
Anda dapat melengkapi grafik yang telah anda buat dengan objek berbentuk gambar. Untuk menempatkan objek berbentuk gambar pada grafik. Ikuti langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik grafik yang akan anda beri objek gambar. Apabila grafik tersimpan pada lembar grafik yang terpisah cukup anda klik tab lembar grafiknya.
2. Pilih dan klik menu insert, picture, from file. Kotak dialog insert picture akan ditampilkan. Lihat gambar dibawah ini.
3. Pada kotak tombol daftar pilihan look in, pilih dan klik drive atau folder yang anda inginkan.
4. Pada kotak daftar pilihan name. Pilih dan klik file gambar yang anda inginkan.
5. Klik tombol perintah inserta. Dengan langkah ini objek gambar yang anda pilih, akan ditempatkan.
catatan :
• Setelah objek gambar yang anda pilih ditempatkan pada grafik, ubahlah ukurannya dengan cara menggeser (drag) titik pegangan dari gambar tersebut.
• Anda dapat mengatur letak penempatan gambar dengan cara memilih objek gambar tersebut, kemudian geserkan (drag) gambar tersebut ke posisi baru yang anda inginkan.
• Objek gambar yang sudah tidak dibutuhkan lagi, dapat anda hapus dengan menggunakan tombol delete.

Apabila diperlukan anda dapat mengatur bingkai objek gambar, warna dan motif latar belakang objek gambar. Ukuran dan rotasi objek gambar dan lain-lain, dengan menggunakan langkah berikut:
1. pilih dan klik objek gambar yang anda inginkan
2. pilih dan klik menu format, picture. Kotak dialog format picture akan ditampilkan.
Catatan :
Selain dengan cara diatas, kotak dialog format picture dapat juga ditampilkan dengan berbagai cara berikut ini:
• tekan tombol Ctrl+1
• klik dua kali pada label data tersebut.
• Klik tombol toolbar selected ibjek yang ada pada baris toolbar chart
3. pada kotak dialog tersebut lakukan pengaturan bingkai objek gambar, warna dan motif latar belakang objek gambar, ukuran dan rotasi objek gambar dan lain-lain sesuai dengan keinginan anda.
4. klik OK

XVI. Mengubah range data
Pada suatu saat anda mungkin perlu mengubah range data grafik untuk itu, ikuti langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik grafik yang akan anda rubah range datanya. Apabila grafik tersipan pada lembar grafik yang terpisah cukup anda klik tab lembar grafiknya.
2. Pilih dan klik menu chart, source data. Kotak dialog source data akan ditampilkan.
3. Pada kotak isian data range, tentukan range data baru yang anda inginkan, dengan cara mengklik tombol pemilihan range (tombol collapse dialogs).
4. Klik OK

XVII. Mengolah letak lokasi grafik
Anda dapat mengubah letak lokasi grafik dengan menggunakan langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik grafik yang anda ubah letak lokasinya. Apabila grafik tersimpan pada lembar grafik yang terpisah cukup anda klik tab lembar grafiknya.
2. Pilih dan klik menu chart. Location. Kotak dialog chart location akan ditampilkan. Lihat gambar dibawah ini.
3. Pada bagian place chart, pilih dan klik salah satu tombol pilihan berikut ini:
• As New Sheet, bila anda ingin menempatkan grafik pada lembar grafik baru yang terpisah dar lembar kerja datanya. Namun masih dalam buku kerja yang sama. Tab lembar grafik tersebut defaultnya diberi nama chart1, tetapi bila diperlukan anda dapat mengganti nama tab lembar grafik tersebut dengan nama lain.
• As Object in, bila anda ingin menempatkan grafik pada lembar kerja data.
4. Klik OK

XVIII. Membuat grafik lingkaran
Grafik lingkaran (pie) digunakan untuk menampilkan satu data dengan prosentase suatu nilai. Grafik ini membutuhkan dua range data, yaitu data label dan data nilai.
Misalnya dengan menggunakan contoh daftar penjualan PT. Sky net diatas. Anda ingin membuat grafik lingkaran (pie) yang menggambarkan prosentase jumlah unit penjualan untuk cabang bandung. Untuk itu ikuti lankah berikut ini:
1. Sorotlah atau blok range data yang akan anda buat grafikny. Sebagai contoh anda sorot range data label C7:C11, kemudian sambil menekan tombol Ctrl sorot range data nilai F7:f11. lihat gambar dibawah ini
2. Pilih dan klik menu insert, chart atau klik tombol toolbar chart wizard. Kotak dialog chart wizard – Step 1 of 4 – chart type akan ditampilkan. Lihat gambar dibawah ini.
3. Pada kotak dialog tersebut klik tab standar types, kemudian lakukan pemilihan berikut ini:
• Pada kotak daftar pilihat chart sub type, pilih dan klik jenis tampilan grafik pie.
• Pada kotak pilihan chart sub type, pilih dan klik format tampilan grafik lingkaran yang anda inginkan.
• Untuk melihat contoh tampilan graik, klik dan tahan tombol mouse pada tombol perintah press anda hold to view sample.
Setelah anda melakukan pemilihan, klik tombol perintah next. Kotak dialog chart wizard – step 2 of 4 – chart source data akan ditampilkan. Lihat gambar dibawah ini.
4. Pada kotak dialog tersebut klik tab data range, kemudian pada kotak isian data range, tentukan range data yang anda inginkan, dengan cara mengklik tombol pemilihan range (collapse dialogs). Akan tetapi, karena anda sudah menyorot range data tersebut sebelumnya, maka secara otomatis kotak isian tersebut akan terisi. Setalah anda melakukan pemilihan. Klik tombol perintah next. Kotak dialog chart wizard –step 3 of 4 – chart option akan ditampilkan.
5. pada kotak dialog tersebut, lakukan pemilihan dan pengisian berikut ini:
• Tab Titles, digunakan untuk membuat judul grafik, lihat gambar dibawah ini
• Tab Legend, digunakan untuk mengatur tampilan legend grafik. Lihat gambar dibawah ini.
• Tab data labels, digunakan untuk menempatkan label data pada grafik. Lihat gambar dibawah ini.
Setelah anda melakukan pemilihan, klik tombol perintah next >. Kotak dialog chart wizard – step 4 of 4 – chart location akan ditampilkan.
6. Pada kotak dialog tersebut, lakukan pemilihan untuk penempatan grafiknya.
7. Klik tombol perintah finish.
Catatan :
Jika unit penjualan tertinggi ingin terlihat menonjol dengan cara ditampilkan terlepas (eksplode), anda dapat menggeser (drag) bagian grafik tersebut keluar dari grafik lingkaran (pie).


BAB
MENGHIAS LEMBAR KERJA DENGAN MENU FORMAT
Melalui menu format kita dapat memodifiksi bentuk-bentuk table dan memperindah tampilan table. Dan pada bab ini kita akan membahas beberapa perintah yang terdapat dalam menu format.

I. Menu Format
auto format adalah perintah untuk mengubah tampilan tabel dalam lembar kerja (worsheet) sesuai pilihan yang tersedia.
1. Sorot range yang akan diformat, dalam hal ini range B4:K16, klik menu format, click autoformat

2. setelah muncul kotak dialog autoformat, click salah satu bentuk autoformat

3. clik OK, hasilnya


II. Mengubah Jenis Huruf
1. click salah satu range yang hurufnya akan diubah
2. click menu format, click cells.
3. setelah muncul kotak dialog Format Cells, click tab Font

4. click nama bentuk huruf pada font, gaya tampilan huruf pada font style, ukuran huruf pada Size, garis bawah pada Underline, warna huruf pada clolor
5. pilih effects huruf sesuai keinginan kita:
 Strike Through memberi efek garis pada huruf
 Superscript membuat efek huruf ke atas
 Subscript membuat efek huruf ke bawah
6. Click OK




III. Beberapa tombol toollbar dalam format huruf dan teks
Untuk mengubah jenis huruf selai dari menu format, cells, kita juga dapat melakukannya dengan beberapa tombol pada toolbar formatting. Sebelum menggunakan salah satu tombol dibawah ini. Blok terlebih dahulu huruf atau teks yang kita inginkan.

Font memilih bentuk huruf
Font Size mengubh ukurn huruf
Bold menampilkan huruf tebal
Italic menampilkan huruf miring
Underline menampilkan huruf dengan garis bawah
Align Left menampilkan data rata kiri
Align Center menampilkan data rata tengah
Align Right menampilkan data rata kanan
Merge and centre menapilkan data rata tengah pada beberapa kolom tertentu

Contoh beberapa jenis huruf

IV. Format tanggal
Penulisan tanggal pada excel dapat ke berbagai bentuk penulisan, seperti pada tabel ini:
Format Penulisan Pembacaan
mm/dd/yy 08/09/01 9 agustus 2001
dd/mm/yy 08/09/01 8 September 2001
dd-mmm-yy 08-Sep-01 8 September 2001
Bentuk standar penulisan tanggal tergantung ketika kita memilih lokasi pada saat kita menginstal sistem oprasi windows.
V. Mengubah format tanggal
Data tanggal di bawah ini mempunyai format mm/dd/yy dan kita akan mengubah formatnya menjadi dd-mmm-yy, caranya :

1. sorot range yang akan kita ubah format tanggalnya

2. click menu format , cells . maka akan muncul kotak dialog format cells

3. click tab number, pilih pada category : Date
4. pada type: click 14-Mar-01

5. Click OK.

VI. Memberi background
1. Click menu format, pilih Sheet, pilih background, muncul kotak dialog sheet background

2. Pada look in pilih folder atau drive yang kita inginkan, click file gambar yang diinginkan

3. Click insert, maka hasilnya seperti gambar berikut ini:

Meghilangkan background
click menu format, pilih sheet, click delete background


VII. Memberi warna pada sel atau range
1. Click sel atau sorot range yang akan diberi warna
2. Click menu format, cells, muncul kotak dialog format cells lalu click patterns

3. Click salah satu warna yang kita inginkan
4. Jika ingin latar belakang bercorak tertentu, kita dapat memilih corak yang tombol daftar pilihan pattern
5. Click OK.

Membatalkan warna pattern
1. Sorot lembar kerja yang akan kita hapus warna dan patternnya.
2. Click menu format, Cells, muncul kotak dialog format cells lalu click no color pada pilihan color.

VIII. Memberi catatan tambahan (Comment)
1. Click sel yang akan kita beri catatan tambahan
2. Click menu insert, comment, maka muncul kotak dialog isian, lalu ketik catatan tambahan

3. click diluar kotak isian untuk mengakhiri pengeditan
Mengedit catatan tambahan
1. Click sel yang catatan tambahannya akan diperbaiki
2. Click menu insert, edit comment, maka kotak isian tamabahan muncul kembali, edit isisi catatan tambahan tersebut.
3. Click diluar kotak isian untuk mengakhiri pengeditan
Menghapus catatan tambahan
1. Click sel yang akan kita hapus catatan tambahannya
2. Click menu edit, clear, comments.







BAB
MENGOLAH LEMBAR KERJA DENGAN MENU FORMAT

Pada bab ini akan membahas tentang pengolahan lembar kerja seperti menyisipkan sel, baris, kolom, menghapus sel, baris, kolom menyembunyikan baris, dan kolom dan pengolahan lembar kerja lainnya.

I. Menyisipkan sel
1. Click sel atau range yang akan disisipi, misalnya G6
2. Click menu insert, Cells, muncul kotak dialog insert lalu click shift cells down.

3. Click OK, hasilnya:


Keterangan :
Shift Cells Right memindahkan seluruh data pada baris dimulai dari sel atau range terpilih ke sebelah kanan, kemudian menyisipkan sela atau range kosong
Shift Cells Down memindahkan seluruh data pada kolom dimulai dari sel atau range terpilih ke bawah, kemudian menyisipkan sel atau range yang kosong
Entire Row menyisipkan baris pada nomor baris terpilih
Entire column menyisipkan kolom pada kolom terpilih
4. Click data pada sel baru yang masih kosong, atau jika ingin membatalkan sel baru tersebut, click menu edit, click Undo.

II. Menyisipkan baris
1. Click baris yang akan kita sisipi baris, misalkan baris ke 13
2. Click menu insert, rows

3. hasilnya seperti gambar berikut ini:

4. ketik data pada baris baru yang masih kosong, atau jika ingin membatalkan baris baru tersebut, click menu edit, click undo.
III. Menyispkan kolom
1. Click huruf kolom yang akan disisipi
2. Click menu insert, column

3. Hasilnya seperti gambar berikut ini :

4. Ketik data pada baris baru yang masih kosong, atau jika ingin membatalkan baris baru tersebut, click menu edit, click undo.
IV. Menghapus sel, baris, dan kolom
1. Sorot sel, baris atau kolom yang akan kita hapus
2. Click menu edit, click delete

3. Maka akan muncul kotak dialog

keterangan :
shift cells left menghapus seluruh isi sel atau range yang kita sorot dan mengganti data pada baris tersebut dengan data yang ada di sebelah kanannya.
Shift cells up menghapus seluruh isi sel atau range yang kita sorot dan mengganti data pada kolom tersebut dengan data yang ada di sebelah bawahnya.
Entire Row menghapus seluruh isi baris pada sel atau range yang kita sorot.
Entire column


V. Menyembunyikan kolom
1. Click huruf kolom yang akan disembunyikan misalnya kolom B
2. Click menu format, column, hide

3. Maka kolom F disembunyikan

4. Untuk menampilkan kolom F lagi, maka kolom E dan G ( kolom yang mengapit kolom ) disorot. Click menu fomat, column, unhide. Maka kolom F akan muncul lagi.

VI. Menyembunyikan baris
Dengan cara yang sama kita dapat menyembunyikan baris dan menampilkannya kembali:
Untuk menyembunyikan :
1. click nomor baris yang akan disembunyikan
2. click menu format, Row, hide

untuk menampilkan kembali
1. sorot dua baris yang mengapit baris tersembunyi
2. click menu format, Row, Unhide. Maka baris yang tersembunyi akan muncul kembali.

VII. Menyisipkan lembar kerja baru
Secara default hanya ada tiga lembar kerja baru yaitu Sheet1, Sheet2, dan sheet3 tetapi kita dapat mengubah dapat menambah lembar kerja sesuai dengan kebutuhan kita, caranya:
1. Misalnya kita berada pada suatu lembar kerja seperti berikut ini :

2. Click menu insert, click work sheet

3. Maka sheet ditambahkan dengan yang baru , berada pada posisi sebelah kanan sheet yang aktif sebelumnya dengan urutan sheet sebelumnya.

VIII. Menghapus lembar kerja
1. click sheet lembar kerja yang akan kita hapus
2. click menu edit, delete sheet.


3. Setelah muncul kotak dialog yang memberitahukan bahwa kita akan menghapus sheet yang aktif dan semua data yang ada didalam sheet tersebut ikut terhapus. Jika yakin akan menghapus, maka click delete.

IX. Menyembunyikan lembar kerja
1. Click lembar kerja yang akan kita sembunyikan misalnya sheet 1
2. Click menu format, sheet, hide


X. Menampilkan kembali lembar kerja yang kita sembunyikan
1. Click menu format, sheet, unhide

2. Tampil kotak dilaog unhide, click sheet yang akan ditampilkan kembali

3. Click OK

XI. Mengganti Nama Tab Lembar Kerja
Apabila kita ingin mengganti nama tab lembar kerja sesuai dengan isi file, caranya:
Misalnya kita akan mengganti sheet 1 dengan nama Tabel karyawan :
1. pilih dan click kanan tab lembar kerja sheet 4

2. setelah lembar kerj sheet 1 terblok, ketikkan tabel karyawan, kemudian click diluar tab atau tekan enter pada keyboard


XII. Mengubah ukuran layar lembar kerja
Mengubah ukuran layar dengan menggunakan zoom dari toolbar
click segitiga kecil/anak panah kebawah




XIII. Mengunci baris atau kolom tertentu
Mengunci baris tertentu yang sangat panjang dengan excel ketka mengisi data-data pada baris dan kolom tertentu, kita mendapatkan kesulitan apabila data tersebut melewati satu layar penuh sedangkan kita tidak tahu pada baris mana data data tersebut harus disikan karena judul dari data tersebut sudah tidak terlihat pada lembar kerja ( tergulung keatas). Untuk mengantisipasi hal tersebut, kuncilah judul dari data. Agar lebih jelas, perhatikan tabel judul-judul data yang akan kita kunci yaitu NIP, nama lengkap, tanggal lahir, pendidikan, jenis kelamin, alamat, kota. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Sorot baris yang akan kita kunci dalam hal ini baris 5, pastikan baris tersebut terpilih semua.

2. Click menu window, click freeze panes.

3. Atau drag scroll bar untuk menggulung baris
Mengunci kolom tertentu
Dengan cara yang sama kita dapat mengunci kolom misalnya. Nama lengkap caranya:
1. sorot huruf kolom yang akan kita kunci
2. click menu window, freeze panes

Membatalkan penguncian
click menu window unfreeze panes


XIV. Membagi lembar kerja
Kesulitan karena laporan dalam lembar kerja sangat besar seperti yang disebutkan pada sub XIII tersebut diatas dalam bab ini, dapat juga kita atasi dengan fasilitas split, caranya:
1. Click menu window, split sehingga lembar kerja menjadi seperti berikut ini :

2. Pindahkan pointer tepat ke salah satu bagian garis horisontal, setelah terbentuk panas dua arah, geser garis horisontal tersebut ke baris yang akan kita kunci.

3. Pindahkan pointer tepat ke salah satu bagian garis vertikal, setelah terbentuk panah dua arah. Geser garis vertikal tersebut ke batas kolom yang akan kita kunci.

Membatalkan pembagian lembar kerja
click menu window, remove split

XV. Menampilkan dua lembar kerja dalam satu layar
Mungkin saja kita mempunyai laporan yang besar mengenai pembelian dan laporan yang besar menangani penjualan. Kita dapat menampilkan kedua laporan itu dalam satu layar, caranya:
1. Buatlah file pembelian sebagai berikut :

2. Buatlah file penjualan sebagai berikut :

XVI.
XVII.
XVIII.
XIX.
XX.
XXI.
XXII.
XXIII.
XXIV.
XXV. .
XXVI.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

taburkan inspirasi kita di fasilitas internet.
inilah perubahan zaman yng patut kita kembangkan. dengan internet kita bisa menuangkan ilmu kita yang pernah kita tau dan pahami dengan tidak memperhatikan setatus anda.

apa yang telah anda lakukan untuk hidup anda selanjutnya?

Pengikut